-->

Rupiah Melemah dan Tak stabil, Sektor Usaha 3 ini Rugi dan 2 Sektor Usaha yang Berpeluang dan Menguntungkan


Dalam sejumlah bulan terakhir nilai tukar rupiah melemah dan pun stabil. Pelemahan nilai tukar rupiah ini, pun ada akibat yang berlawanan. Positif dan negatif. Dampak baiknya pasti menjadi harapan seluruh orang. Dampak buruknya dapat jadi mimpi buruk yang menakutkan.

Pelemahan kurs memang dikenal merugikan, baik perusahaan maupun individu. Banyak yang kebakaran jenggot ketika nilai tukar rupiah terdepresiasi terhadap USD. Terutama untuk mereka yang model usahanya tidak sedikit bersinggungan dengan pergerakan nilai tukar.

Sektor Usaha 3 ini sangat tekena akibat dan bisa di bilang paling merugi:
1. Industri pengolahan Sektor ini mempunyai kandungan impor yang tinggi sehingga paling terpengaruh dengan pelemahan rupiah terhadap dollar AS. Kegiatan buatan sektor ini menjadi paling mahal dengan situasi rupiah yang sedang melemah. Saat bank mendongkrak suku bunga kredit, sektor ini pun akan merasakan tekanan baru.

2. Sektor bangunan/properti Pelamahan nilai tukar rupiah diperkirakan lumayan memukul sektor properti ini, bareng sektor industri pengolahan. Maklum di sektor bangunan ini tidak sedikit menggunakan bahan baku impor, terutama perangkat pembangunan properti, dan pinjaman non-rupiah. Tekanan dari segi suku bunga juga lumayan besar. Sebab konsumen mengerem melakukan pembelian bangunan andai suku bunga bank naik.

3. Sektor perniagaan Pelemahan rupiah cukup dominan terutama pada sektor perniagaan konsumer goods, dagangan mewah, perlengkapan elektronik, dan barang keperluan lain yang puna kandungan impor tinggi. Dari sisi eskalasi suku bunga, sektor ini juga lumayan rentan sebab mempunyai kredit perbankan untuk pekerjaan usaha maupun kredit konsumsi oleh konsumen.

2 Sektor Usaha ini Berpeluang dan Menguntungkan:
1. Eksportir
Semakin rupiah melemah, kian untung pula eksportir. Keuntungannya juga baik dari segi volume sampai nilai ekspor. Semakin melemah, seringkali harga produk di luar negeri sana jadi lebih murah dan ini mendorong lebih tidak sedikit minat pembeli. Akhirnya permintaan juga meningkat.

Anda dapat melakukakn sejumlah ekspor seperti:
a. Ikan Segar
Selama ini Indonesia tidak sedikit mengekspor ikan tuna, tongkol, cakalang, makarel, gabus, salem, udang, kerapu, kakap merah, kepiting dan lainnya. Data International Trade Center tahun 2017 mencatatkan destinasi ekspor komoditas ikan hidup, segar, beku, dan kemasan kaleng Indonesia pada 2016 sangat besar ialah Amerika Serikat US$1,62 miliar, Japang US$595,22 juta, dan Tiongkok US$280,82juta.
Bahkan Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) melafalkan masih tidak sedikit negara-negara beda di lingkup Asean, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika yang berpotensi besar menjadi pangsa pasar ekspor ikan dan produk olahan Indonesia.

b. Produk Olahan Ikan
Anda dapat memproses ikan segar menjadi produk olahan laksana ikan kaleng, ikan asap, pindang presto, sosis, baso, kecap, dendeng, abon, tepung ikan, treasi, petis, ikan kering, ikan asin, dan masih tidak sedikit lagi. Dengan mengawal kualitas pasokan, maka produk kita pun bakal berdaya saing tinggi di pasar internasional.

c. Eksportir Ikan Hias
Ikan hias, baik dari laut maupun air tawar Dewan Ikan Hias Indonesia (DIHI) pun menulis ekspor ikan hias Indonesis sekitar 2016 menjangkau sekitar US$65 juta dengan destinasi utamanya Amerika Serikat, Jepang, Hongkong, Australia dan Inggris.

d. Eksportir Perhiasan dan Pernak Pernik dari Laut
Bukan melulu ikan, hasil laut lain pun tak kalah menariknya guna dijadikan nilai tambah produk ekspor. Anda dapat menjadi pengekspor perhiasan dari mutiara. Di samping keindahan khas yang ditampilkan, mutiara pun memberikan kesan yang anggun dan berkelas untuk pemakainya. Tak diragukan lagi, mutiara sering jadi tidak sedikit incaran penyuka perhiasan di semua penjuru dunia. kita juga dapat berkreasi dengan dari bebagai limbah laut laksana cangkang keong laut, karang kecil, pasir, dan lainnya guna souvenir. Bukan melulu cantik, keunikannya juga menjadi pesona pecinta craft.

2. Pemandu Wisata
Dengan bermodalkan menguasai bahasa asing utamanya Inggris, lebih bagus lagi ditambah sejumlah bahasa lainnya, maka Anda dapat meraup untung dari pelemahan rupiah ini. Untuk yang kegemaran traveling, tentu tahu bahwa negara yang nilai tukarnya melemah jadi destinasi utama wisatawan mancanegara. Mereka dapat menekan bujet perjalanan secara signifikan. Jadi, momen berikut yang tidak bakal mereka lewatkan.

Anda dapat memanfaatkan jejaring sosial guna menawarkan jasa sebagai pembimbing wisatawan. Perbanyak masuk dalam list komunitas traveler internasional. Maka dengan gampang Anda akan mendapat  order guna memandunya mengembara indahnya Nusantara.

Tak kalah penting, Anda pun harus mengenal dengan baik destinasi wisata yang kita tawarkan. Pahami seluk-beluk dan sejarah lokasi wisata yang jadi opsi Anda guna ditawarkan ke semua traveller, sampai bujet hemat yang dapat Anda kalkulasikan guna mereka. Maka Anda dapat menjadi travel guide yang akan dicari tidak sedikit pelancong internasional.

0 Response to "Rupiah Melemah dan Tak stabil, Sektor Usaha 3 ini Rugi dan 2 Sektor Usaha yang Berpeluang dan Menguntungkan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel