-->

Menguntungkan, Salah Satu 3 Hewan yang Wajib Anda Pelihara Saat Hidup di Desa

Meskipun harga hampir sama namun perputaran ekonomi di Desa memang tak secepat perputaran ekonomi di kota. Mulai dari pekerjaan yang tidak tetap, upah yang terbilang kecil. Hal ini berbalik dengan keadaan tuntutan ekonomi untuk diri sendiri, keluarga maupun social seperti kondangan, Iuran, sumbangan sukarela, uang bensin, rokok dan lain sebagainya , belum lagi bagi yang sudah berkeluarga mengeluarkan tambahan uang untuk uang jajan anak sekolah, uang jajan bermain dan uang lainya. Terkecuali anda menjadi pegawai, karywan tetap, tuan tanah dan juragan.

Sebenarnya banyak untuk mengatasi ekonomi seseorang yang hidup di Desa, salah satunya rajin bekerja (apa saja yang halal), berkebun palawija dan lain-lain.

Di sisi lain, anda juga bisa di bantu dengan beberapa jenis hewan yang memiliki nilai ekonomi yang cukup cepat dan tinggi.
Apa saja Jenis hewan peliharaan nilai ekonomi yang cukup cepat dan tinggi ?
1. Unggas
Beberapa jenis Unggas yang umumnya memiliki nilai ekonomi adalah Ayam, Itik (bebek), Entok (Endel), Puyuh, Angsa, Kalkun dan lain sebagainya.

Di antara di atas, hewan apa saja yang mempunyai nilai ekonomi cepat?
Semuanya bisa mempunyai nilai yang cepat dan semuanya berpotensial menghasilkan nilai ekonomi yang cukup asalkan anda mempunyai target konsumen dan pangsa pasar.

Lalu bagaimana jika tidak mempuyai target pasar ?
Adalah Ayam jawabnya,  Ayam Jawa, Bangkok, maupun ayam jawa super.

Males, Ayam mudah terserang penyakit?
Pada konsep pemeliharaan unggas semuanya bisa ber-potensial terkena penyakit. Memang benar, meskipun ada unggas yang lebih kebal penyakit seperti Angsa (banyak), Namun tetap saja bisa terkena penyakit.

Yang perlu di perhatikan Adalah
Untuk pemeliharaan Unggas yang lebih di tekankan adalah bagaimana cara mencegah penyakit, bukan cara penyembuhan penyakit.  Karena hewan unggas tidak tahan terhadap penyakit, apalagi penyakit flu, Virus baktery, berak kapu sesak nafas dan lain sebagainya.
Jika anda memilih unggas untuk tambahan nilai ekonomi yang perlu di perhatikan adalah bagaimana cara pemeliharaanya, jangan spesifik ke pengobatannya.

2. Kambing
Di Desa Kambing adalah salah satu hewan yang nilai ekonominya cukup tinggi.
Calon induk yang baik untuk kambing jawa seharga 2 jutaan dan Induk yang baik bisa beranak 3 kali dalam setahun

Lalu apa ciri-ciri indukan kambing yang baik ?
Tubuh kompak, dada dalam dan lebar, garis punggung dan pinggang lurus, tubuh besar, tapi tidak terlalu gemuk.
Jinak dan sorot matanya ramah.
Kaki lurus dan tumit tinggi.
Gigi lengkap, mampu merumput dengan baik (efisien), rahang atas dan bawah rata.
Dari keturunan kembar atau dilahirkan tunggal tapi dari induk yang muda.
Ambing simetris, tidak menggantung dan berputing 2 buah.

Ciri untuk calon pejantan :
Tubuh besar dan panjang dengan bagian belakang lebih besar dan lebih tinggi, dada lebar, tidak terlalu gemuk, gagah, aktif dan memiliki libido (nafsu kawin) tinggi.
Kaki lurus dan kuat.
Dari keturunan kembar.
Umur antara 1,5 sampai 3 tahun.

3. Perlu modal banyak tapi menghasilkan yaitu sapi.
Hidup di desa jikalah mampu dan mau berusaha lebih yaitu bercita-cita membeli sapi. Hewan peliharaan ini bisa dikatakan investasi orang di desa yang nantinya di gunakan bisa di gunakan untuk biaya anak sekolah, maupun keperluan lain seperti membangun rumah maupun merenovasi rumah.
Sapi mahal bagaimana saya bisa membelinya :
Untuk mensiasati hal ini, jika anda benar-benar tidak mampu sebaik anda menabung dan kemudian membeli calon induk sapi yang masih usia dini (baru di sapih).

Sekian, semoga bermanfaat. (myp)

0 Response to "Menguntungkan, Salah Satu 3 Hewan yang Wajib Anda Pelihara Saat Hidup di Desa"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel